Lihat Deep Stick untuk Merawat Transmisi Matik

Masih seputar masalah berkendara di musim hujan, kali ini tips and tricks AstraWorld akan mengulas kaitan antara mobil bertransmisi automatic (matik) dengan ancaman banjir. Tema ini juga sekaligus untuk menjawab pertanyaan saudara Hargono (salah satu pelanggan e-newsletter tips and tricks AstraWorld) yang mengirim pertanyaan melalui email ke customerservice@astraworld.com.

Mobil rekan kita ini juga bertransmisi matik. Karena itu, “Bagaimana jika kita terjebak di jalan yang tergenang air yang cukup tinggi? Langkah apa sebaiknya yang harus dilakukan?” tanyanya. Ia berharap pertanyaannya juga bermanfaat bagi pengendara mobil lainnya.

Pertanyaan ini rasanya memang sangat ingin diketahui para pengendara mobil matik. Perbedaan konstruksi dan komponen antara transmisi matik dan manual memerlukan perlakukan khusus. Ada yang berpendapat bahwa bila dibandingkan dengan mobil bertransmisi manual, kerusakan akibat tergenang air yang dialami mobil matik akan lebih merepotkan.

Kekhawatiran itu ada benarnya. Kendati demikian, kita tetap dapat berkendara dengan mobil matik di musim hujan. Sama seperti berkendara dengan transmisi manual, usahakan jangan sampai air masuk ke mesin. Air mungkin saja masuk melalui saringan udara dan knalpot. Untuk mencegah ini, usahakan RPM tetap tinggi dan memposisikan stick transmisi di “L” atau “2”.

Usahakan pula agar air tidak sampai menyelinap ke transmisi. Air yang masuk dapat tercampur denan oli dan merusak transmisi matik. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli pada transmisi matik juga berfungsi sebagai penghantar tenaga. Kualitas dan kuantitas oli pada transmisi matik harus mendapat perhatian ekstra agar kinerja transmisi matik tetap terjaga.

Jika mobil sempat tergenang air, atau melewati jalan yang banjir bergegaslah untuk memeriksa kualitas oli transmisi. Buka deep stick, dan lihat apakah oli mengalami perubahan warna. Jika warna oli transmisi sudah seperti susu, ini tandanya ada air yang masuk ke transmisi. Bila sudah demikian, sebaiknya jangan teruskan untuk menghidupkan mesin apalagi menjalankan mobil matik Anda. Segera minta bantuan supaya mobil Anda “digendong” ke bengkel resmi.

No comments: